Pelatihan dan Sertifikasi Pelatih di Tempat Kerja Disnakertrans Provinsi Maluku Utara Berjalan Lancar dan Sukses Menggembirakan
Halmahera Tengah — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Maluku Utara terus memperkuat kualitas sumber daya manusia industri melalui Pelatihan dan Sertifikasi Skema Pelatih di Tempat Kerja, yang dilaksanakan pada 15–16 April 2025. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Muara Ternate ini menjadi bagian penting dalam peningkatan kompetensi pelatih perusahaan, khususnya di kawasan industri strategis nasional. Pelatihan tersebut difasilitasi oleh LPK Kibar Madani dengan menghadirkan dua trainer berpengalaman, Dr. Moch Aminudin Hadi dan Marte Lusiati. Selama dua hari, para peserta mendapatkan pembekalan intensif terkait peran, metode, dan standar kompetensi pelatih di tempat kerja sesuai kebutuhan industri modern. Kegiatan pelatihan secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Maluku Utara yang diwakili oleh Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Provinsi Maluku Utara, Irnawati Dahman. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peran pelatih di perusahaan sebagai ujung tombak peningkatan produktivitas dan daya saing tenaga kerja daerah. Peserta pelatihan berasal dari para pelatih perusahaan yang beroperasi di Kawasan Industri Terpadu Pengolahan Nikel Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), yang berlokasi di Halmahera Tengah, Maluku Utara. Kawasan ini dikenal sebagai pusat industri pengolahan nikel yang menghasilkan produk stainless steel dan carbon steel, sehingga membutuhkan pelatih yang kompeten dan tersertifikasi. Sebagai rangkaian akhir kegiatan, Uji Kompetensi dilaksanakan pada 17 April 2025. Proses sertifikasi ini melibatkan dua orang Asesor dari LSP Trainer Kompeten Indonesia yang bertugas langsung di Tempat Uji Kompetensi (TUK). Menariknya, pelaksanaan asesmen juga dikombinasikan dengan asesmen jarak jauh, melibatkan asesor kompetensi LSP Trainer Kompeten Indonesia yang berada di Pulau Jawa dan Sumatera, sebagai bentuk adaptasi terhadap sistem asesmen modern dan kolaboratif. Hasil uji kompetensi menunjukkan capaian yang membanggakan. Seluruh peserta dinyatakan dan direkomendasikan kompeten, menandakan bahwa proses pelatihan berjalan efektif dan sesuai standar yang ditetapkan. Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja, Irnawati Dahman, mengungkapkan rasa gembira dan apresiasinya atas suksesnya pelaksanaan kegiatan ini. Ia menilai seluruh rangkaian pelatihan dan sertifikasi berjalan lancar, tertib, dan berkualitas. Bahkan, setelah memahami proses dan manfaat yang diperoleh peserta, ia menyampaikan ketertarikannya untuk ikut serta sebagai peserta pada kesempatan mendatang. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sistem pelatihan di tempat kerja, sekaligus mendukung kebutuhan tenaga kerja kompeten di kawasan industri Maluku Utara. Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dan dunia industri menjadi kunci dalam mewujudkan tenaga kerja unggul dan berdaya saing nasional.
